di garis putih cinta

Archive for the ‘WANITA’ Category

DI LANGIT KALBU

Posted by: sujak on: September 28, 2009

Lembayung Syawal merekah
merah di mana-mana,
indah penuh kesyahduan
terbukalah langit kemenangan
insan-insan yang tak gentar diuji
mensyukuri nikmat pemberian
Ilahi.
Secerah mentari bersinar
mengusap pipi anak-anak kecil
yang girang berlarian di bawah
langit tuhan, merasai nikmat
keagungan.
Ibu tua mendakap langit cinta
yang meluruhkan harapan
beraraklah awan rindu
menyentuhi segaris hasrat
saat anak-anak pulang ke sisi
mengucup tangan
di hari berbahagia ini.
Di langit kalbu setiap insan
bersama meraikan kemenangan
sebuah perjuangan rohaniah
penuh hikmah dalam [...]

AYAH (DALAM DIAM MU)

Posted by: sujak on: May 18, 2009

Hanya sesekali suaramu melintas
mengutusi salam kerinduan
dikeriuhan hidup kami –
pada setiap keresahan hati
kaupendamkan sendiri
mengusung sunyi dalam
derap langkah kaki
ke ruang yang ingin
dimengerti.
Ayah, dalam diam mu itu
aku memaklumi hempasan rasa
yang bersimpang-siur dalam
urat saraf nadi cekalmu
mengharap agar segalanya
seteguh masa yang tak
pernah letih beranjak
menghembuskan ingatan
ke lubuk hati.
Ayah, selagi adanya mentari
dan dingin pagi di kaki hari
aku tetap setia di sisi
memimpin tanganmu [...]

MENGUSUNG HARAPAN (BUAT WARGA PALESTIN)

Posted by: sujak on: February 23, 2009

Enam abad berlalu dan
kesakitan itu terus diusung
ke titik akhirnya – sebuah perjuangan
manis dalam mendakap harapan.
Di sinilah, bumi Gaza
yang diinjak oleh wajah-wajah
hitam kebiadapan manusia
yang diberi lesen percuma
untuk membunuh dan meluaskan
takluk kota.
Pagi itu, kanak-kanak dan warga tua
diusung ke negeri abadi dengan
wajah puas dapat terus bertahan selama ini
dan kematian bukanlah penamat segalanya
meski segalanya hancur berkecai
yang tinggal hanyalah sisa [...]

SEINDAH AURORA BOREALIS

Posted by: sujak on: January 28, 2009

(I)
Yang aku ingati adalah dikau
saat jaluran cahaya itu
menari-nari di dada langit,
menyinari dingin malam Alaska.
Malam di pergunungan sepi ini
tidak mampu membekukan hatiku
dari terus merasai wujudmu
di mana-mana dalam diriku.
(II)
Bukan jaluran cahaya utara itu
yang kunanti penuh debar di sini,
andai kau tahu saat ini
segunung sepi membeku di jiwaku.
Sehari lagi tanpa cintamu
tak terdaya aku melangkah sendiri
merenung jaluran itu membenamkan
rinduku [...]

DI JALAN LAIN

Posted by: sujak on: December 23, 2008

Di daerah ini,
tabahkan hatimu
untuk kembali melangkah
di jalan lain yang damai,
buang sahaja bongkah kekesalan
yang memberat di dadamu
usirkan segala resah di jiwa
rawat kembali luka di hati
dengan alunan zikir yang tidak henti
tanda diri tulus menyesali.
 
Hari ini,
mentari indah Januari
melimpahkan cahaya ceria
di jalan ini kita bersama
bertatih kembali,
mencantumkan semula serpihan harapan
untuk sebuah kehidupan,
penuh bahagia.
 
Di jalan lain,
segala duga pasti ditempuhi
dengan keazaman baru,
tidak [...]