di garis putih cinta

JANGAN BUNUH KAMI

Posted by: Kamal on: November 14, 2010

(I)
Ruang kita berdiri ini semakin sempit
tolong bungkus kebiadapanmu
dan buangkan ia jauh-jauh
dunia ini telah cukup sesak
usah tambah masalah
racun itu dari asap putih
yang kaukatakan nikmat
dari sepasang bibir yang
memberi nasihat kepada anak kecil
tentang kasih sayang.

(II)
Bukan di sini,
hembus dan buangkan ia
jangan kotorkan lagi ruang sempit ini
kami perlu bernafas dengan selesa
asap itu adalah pembunuh senyap
yang telah kautempah kuburnya
dan usah biarkan kami merasai
derita itu bersamamu
kesakitan ini usah kau kongsi
ketahuilah ada doa-doa yang belum makbul
dunia ini belum pun habis kami jejaki
bukan di katil hospital itu
perhentian kami.

(III)
Jangan bunuh kami,
dengan santai dan semberono sekali
kauhembus asap putih itu dari bibirmu
tanpa rasa bersalah
sejenak kaulepaskan ia sesuka hati
akan kau bunuh mereka dan dirimu
dengan penuh kesenyapan, perlahan-lahan
dan rasa bersalah itu
harus menjadi igauan ngeri
andai yang menderita adalah dirimu
atau keluarga sendiri.

(IV)
Berhenti,
usah kotorkan dunia ini lagi
dengan asap rokokmu itu
jangan bunuh kami!

KAMAL SUJAK
SG. KAPAR INDAH, KLANG.
26 Oktober 2010
(Berita Harian Sabtu, 13 November 2010)

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.